Thursday, February 11, 2016

grafik perjalanan ka indonesia.

Grafik perjalanan kereta api

Grafik perjalanan kereta api (Gapeka) adalah jadwal perjalanan kereta api yang memuat jadwal berhenti yang sudah ditentukan sejak awal, baik itu berhenti untuk naik/turun penumpang atau bongkar-muat barang di stasiun kereta api, maupun berhenti karena silangan atau disusul.

Gapeka di Indonesia

Dasar penyusunan Gapeka

Dasar penyusunan Gapeka[1]:
  • jumlah kereta api yang beroperasi;
  • kecepatan yang diizinkan;
  • relasi asal tujuan; dan
  • rencana persilangan dan penyusulan.

Perubahan gapeka

Apabila terjadi perubahan yang mengakibatkan perubahan jadwal perjalanan kereta api yang diakibatkan oleh
  • prasarana perkeretaapian yang sedang diperbaiki ataupun diubah;
  • jumlah sarana perkeretaapian;
  • kecepatan kereta api;
  • kebutuhan angkutan yang berubah dari biasanya seperti pada saat puncak angkutan seperti pada saat lebaran; dan
  • keadaan memaksa terjadi karena hal-hal tertentu seperti terjadi anjlokan, kecelakaan[2], banjir dengan istilah
    • BLB: Berhenti Luar Biasa;
    • KLB: Kereta Luar Biasa;
    • PL: Peristiwa Luar Biasa;
    • PLB: Perjalanan Luar Biasa; dan
    • PLH: Peristiwa Luar Biasa Hebat.

petak jalan kereta api indonesia.

Petak jalan

tahap 1:dua kereta akan bersilangan
tahap 2:salah satu masuk siding, sedang kereta dari timur menunggu di sinyal masuk
tahap 3:persilangan terjadi, kereta dari barat ditahan di sinyal keluar dan kereta dari timur berjalan
Petak jalan adalah bagian dari lintas kereta api antara as stasiun kereta api dengan as stasiun yang berdekatan atau berurutan yang dibagi lagi atas petak blok. Pembentukan petak diperlukan untuk mengendalikan operasi kereta api, khususnya di jalur tunggal, pada jalur ganda pengaturannya lebih untuk menjaga jarak aman antara kereta dengan kereta yang didepannya.

Daftar isi

Petak blok

Petak blok adalah bagian dari petak jalan yang dibatasi oleh sinyal keluar dengan sinyal masuk, atau sinyal masuk dengan sinyal keluar, atau sinyal keluar dengan sinyal blok, atau sinyal blok dengan sinyal blok, atau sinyal blok dengan sinyal masuk yang berurutan sesuai dengan arah perjalanan kereta api. Dua kereta api tidak diizinkan untuk berada dalam satu blok, untuk itu digunakan sinyal kereta api.

Petak jalan bebas

Petak jalan bebas adalah bagian petak jalan antara dua sinyal masuk pada jalur tunggal atau antara sinyal keluar dengan sinyal masuk pada jalur ganda.

sinyal kereta api indonesia.

Sinyal kereta api

Semboyan 7: Sinyal keluar mekanik di Stasiun Semut
Persinyalan kereta api adalah seperangkat fasilitas yang berfungsi untuk memberikan isyarat berupa bentuk, warna atau cahaya yang ditempatkan pada suatu tempat tertentu dan memberikan isyarat dengan arti tertentu untuk mengatur dan mengontrol pengoperasian kereta api.

Daftar isi

Jenis sinyal kereta api

Tuas pengerak sinyal mekanis yang ditempatkan di stasiun kereta api
Semboyan 7: Sinyal mekanis
Jenis sinyal pada perkeretaapian digolongkan dalam:

Sinyal mekanik

Adalah perangkat sinyal yang digerakkan secara mekanik, disini ada papan/lengan instruksi yang dinaikkan dan diturunkan untuk memberi perintah kepada masinis kereta api. Sistem ini masih digunakan di Indonesia pada lintasan dengan frekuensi yang rendah namun mulai ditinggalkan dan digantikan dengan sistem yang lebih modern.

Sinyal mekanik dengan blok elektro mekanik

Hampir sama dengan sinyal mekanis namun lengan isyarat dinaikkan dan diturunkan dengan perangkat elektro mekanis . Urutan pemasangan sinyal:
  1. Sinyal muka (elektrik)
  2. Sinyal masuk (mekanik)
  3. Sinyal keluar (mekanik)

Sinyal elektrik

Sinyal keluar 2 aspek, merah dan hijau di Stasiun Brebes
Sinyal elektrik adalah isyarat lampu seperti halnya lampu lalu lintas untuk mengatur jalan tidak jalannya kereta api.
Pada sistem persinyalan elektrik warna lampu:
  • menunjukkan indikasi tidak aman (warna merah), sehingga kereta api harus berhenti
  • menunjukkan indikasi hati-hati (warna kuning), sehingga harus mengurangi kecepatan dan siap untuk berhenti
  • menunjukkan indikasi aman (warna hijau)
Untuk menghindari bola lampu putus, biasanya digunakan dua pasang lampu atau setiap aspek dipasangi 2 lampu, sedang perkembangan terakhir yang sudah mulai digunakan di Indonesia adalah penggunaan lampu LED.[butuh rujukan]

Penggunaan jenis sinyal

Sedapat mungkin sinyal yang digunakan adalah sinyal listrik, namun jika anggaran masih terbatas digunakan pendekatan sebagai berikut:
  1. jenis sinyal mekanik untuk frekuensi lalu-lintas rendah;
  2. sinyal mekanik dengan blok elektro mekanik untuk frekuensi lalu-lintas sedang;
  3. sinyal listrik untuk frekuensi lalu-lintas tinggi.

Pengatur Perjalanan Kereta Api

Pengatur Perjalanan Kereta Api


Pengatur Perjalanan Kereta Api
Semboyan 40-41: PPKA memberi izin untuk memberangkatkan kereta api.
Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) adalah petugas yang mengatur perjalanan kereta api dalam suatu wilayah kerja tertentu. Untuk menduduki jabatan sebagai seorang PPKA harus yang memenuhi persyaratan kualifikasi tentang tatacara pengaturan perjalanan kereta api.

Daftar isi

Kegiatan

Kegiatan pengaturan perjalanan kereta api meliputi:[1]
  1. penyusunan garis besar perjalanan kereta api, merupakan penyusunan garis besar rencana operasi kereta api tentang jenis, jumlah, jadwal, dan rangkaian kereta api yang akan dijalankan di lintas yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan angkutan;
  2. pembuatan rencana perjalanan kereta api;
  3. pembuatan grafik perjalanan kereta api (gapeka);
  4. perubahan, penambahan dan/atau pengurangan perjalanan kereta api pada gapeka, gapeka ditinjau kembali dengan ketentuan:
    1. keterlambatan kereta api rata-rata melebihi toleransi yang ditetapkan;
    2. tidak ada kesesuaian antara gapeka dengan kebutuhan;
    3. perubahan kondisi prasarana, sarana dan sumber daya manusia.;
  5. penentuan kereta api yang jalan;
  6. pembatalan dan pengumuman perjalanan kereta api.
Tugas seseorang PPKA adalah menjaga agar pengaturan tersebut diatas dapat dijalankan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Ruang kendali PPKA

Ruang kendali pimpinan PPKA merupakan jantung operasional pelayanan kereta. Sebab, dari ruang itulah petugas mengawasi lintasan mana yang akan dilalui setiap kereta, baik masuk maupun keluar stasiun.

Fungsi dari PJL Kereta Api.

Apa sih fungsi dari Perlintasan Jalan Kereta Api (PJL) yang sering kita temui di jalan. Fungsi PJL Kereta Api adalah untuk melancarkan perjalanan kereta api. Karena kereta api sudah mempunyai jalur khusus berupa rel kereta api, maka perlu di buatkan palang pintu di setiap PJL yang ramai dilalui kendaraan.



Sesuai dengan undang-undang perkeretaapian, bahwa setiap pengguna jalan yang melintas di perlintasan jalan kereta api, wajib mendahulukan lewatnya kereta api. Untuk itu berhati-hatilah jika melintas di perlintasan jalan kereta api, karena kereta api tidak akan berhenti jika signal yang di berikan oleh penjaga pjl hijau artinya terus jalan.

Banyak korban jiwa karena menyerobot perlintasan jalan kereta api setelah palang pintu ditutup, artinya kereta api harus melintas terlebih dahulu. Seperti tragedi KRL dengan truck tangki yang terjadi di bintaro jakarta. Jangan jadikan nyawa ada melayang dengan sia-sia karena menerobos perlintasan jalan kereta api. Jika PJL tidak ada palang pintunya, lebih baik berhati-hati dengan menengok kiri dan kanan saat menyeberang rel kereta api.

Pada intinya, fungsi PJL kereta api adalah untuk mengamankan perjalanan kereta api dan untuk melindungi pengendara lain dari bahaya kecelakaan dengan kereta api. Patuhi rambu lalu lintas, karena kecurangan dalam berlalu lintas adalah sumber dari kecelakaan. Semoga bermanfaat.

singkatan-singkatan di sekitar kereta api.


 
 singkatan-singkatan di sekitar kereta api.
Kepada rekan-rekan railfan yang ingin lebih mengetahui tentang beberapa singkatan yang lazim digunakan di lingkungan PT KA, berikut ini saya sajikan daftarnya sebagai berikut :

AB = Air Brake
Abar = Rem
Aspan = As Panas

B = Bagasi
BC = ka Barang Cepat (bisa juga disingkat KABAT)
BP = Bagasi + Power
BH = Bangunan Hikmat (jembatan)
BH = Berjalan Hati-Hati (form)
BK = Berat Kosong
BLB = Berhenti Luar Biasa
BSS = Berjalan Sepur Salah (form)
BV = BanVak
BY = Balai Yasa


DE = Diesel Elektrik
DK = Kepala Distrik Jalan dan Bangunan
DT = Dobel Traksi (?)
DH = Diesel Hidraulik
DC = Daily Check Up
DMU = Diesel Multiple Unit
DAO = Dipo Angkutan Operasional (?)
DirTek = Direktur Teknik
DirOp = Direktur Operasional
DirBangUs = Direktur Pengembangan Usaha
DirPum = Direktur Personalia dan Umum
DirKeu = Direktur Keuangan

EMU = Electric Multiple Unit

Gapeka = Grafik Perjalanan Kereta Api

H = Habis
HSD = High Speed Diesel

JPJ = Juru Pemeriksa/Penilik Jalan
JRA = Juru Api
JRR = Juru Langsir, Juru Rem Rangkai
JRS = Juru Rumah Sinyal

KaDaOp = Kepala Daerah Operasi
KaDiv = Kepala Divisi
KaDivRe = Kepala Divisi Regional
KaUr = Kepala Urusan
KaSi = Kepala Seksi
KaSubSi = Kepala Sub Seksi
KAP = Kereta Api Penolong (form)
KAIS = Kerata Api Inspeksi
KABUS = bukan singkatan (adalah gerbong terakhir yg digunakan pada rangkaian KA Barang, digunakan utk tempat PLKA / KP dengan ukuran sebesar kontainer 20 feet.
Kasus = Karcis Khusus
KBD = Kartu Bukti Diri / Kartu Bulanan Dinas (yang jelas bukan Kagak Bawa Duit)
KRD = Kereta Rel Diesel
KRDE = Kereta Rel Diesel Elektrik (Buatan Indonesia)
KRDI = Kereta Rel Diesel Indonesia (Buatan Indonesia)
KRL = Kereta Rel Listrik
KRLI = Kereta Rel Listrik Indonesia (Buatan Indonesia)
KDG = Kepala Dipo Gerbong
KDK = Kepala Dipo Kereta
KDT = Kepala Dipo Traksi
KLB = Kereta Luar Biasa
KP = Kondektur Pemimpin
KS = Kepala Setasiun
KSB = Kepala Stasiun Besar
KMP = Kereta Makan + Power
KKW = Kereta Ketel + Westinghouse (rem angin ?)
KR = Kepala Ruas
KT = Kereta Tidur
KN = Kepala Divisi Niaga

Lapka = Laporan Kereta Api
LGS = langsir (kt kerja), langsiran (kt benda)
LHM = Laporan Harian Masinis
LokPen = Lokomotif Penolong / Pendukung (?)
Lokpd = Lokomotif Pendorong
LPT = Lok Pengganti

MALKA = Maklumat Perjalanan Kereta Api (Berlaku selama jangka waktu yang ditetapkan)
Mas = Masinis
M = Makan (Kereta Makan) / bila disambungkan dengan huruf lain seperti KM, bila berdiri sendiri M = KOMPARTEMEN (RALAT)
MC = Motorized Car / Monthly Check Up
MD = Mesin Diesel / Motor Diesel (RALAT)
MD = Mulai Djalan, Mulai Dioperasikan
MG = Main Generator
MS = Perintah Melalui Sinyal Tidak AMan (Perintah MS - Form)

NKV = Kepala Sub Divisi Pembukuan Niaga

PAP = Pengawas Peron
PC = Power Car
PJ = Penilik Jalan
PJL = Perlintasan JaLan (?)
PPK = Pemberitahuan tentang Perjalanan Kereta Api (Berlaku selama 1 bulan)
PK = Pusat Kendali (Pusat Komunikasi)
PKST = Pekerja Stasiun
PL = Peritiwa Luar Biasa
PLKA = Pelayan Kereta Api (maksudnya : teknisi)
PLH = Peristiwa Luar-biasa Hebat
PLB = Perjalanan Luar Biasa
PPKA = Pengatur / Pemimpin Perjalanan Kereta Api
Perka = Perjalanan Kereta Api
PTP = Pemberitahuan Tentang Persilangan
PUK = Pengawas Urusan Kereta
PLKA = Pelayan Kereta Api
PA = Pemeriksaan Akhir
PA YAD = Pemeriksaan Akhir Yang Akan Datang
PRAMI = Pramugari
PRAMA = Pramugara
POLSUSKA = POLisis kuSUS Kereta Api

R = Rebuilt
R = Reglemen
RH = Rehabilitasi (ex konservasi)
RM = Rencana Muatan
RinJa = Rintangan Jalan

S = Semboyan
SAP = Surat Angkutan Percuma
SK = Kepala Seksi Jalan dan Bangunan
SKAB = sistem kereta api blok
SINTELIS = Sinyal Telekomunikasi dan Listrik
SINTEL = Sinyal Telekomunikasi
SETK = Selubung Engkol Tekanan Kelebihan

T = Tabel
TasPat = Pembatasan Kecepatan
TC = Trailing Car / Traction Car (?)
TS = Tegangan Statis / Train Set (?)
TEM = Telegram Maklumat (Berlaku selama 1 hari)
TELIS = TELekomunikasi dan LIStrik

Wasi = Pengawas Seksi
WasTek = Pengawas Teknik



(Sumber: keretapi@yahoogroups.com)

Kenapa mesin mati mendadak di tengah rel kereta api bila kereta akan melintas!!

     Pada postingan saya kali ini saya akanakan menjelaskan tentang"mesin mati mendadak ketika kereta api akan melintas".nah apakah kalian pernah melihat motor/mobil melintas/menerobos palang pintu perlintasan..kalau tidak kalian pernah melintas jalan kereta api,waktu kalian berhenti pada waktu kereta akan lewat,pasti kalian pernah mendengar seperti suara denyitan antara poros roda sama rel,nah disitu "mobil/motor jika menerobos palang pintu perlintasan akan mati karena daya magnet dan listrik bergabung dan daya mesinpun juga akan macet tiba"..jadi inyinya daya magnet yg mempengaruhi itu semua..semakin kencang kereta api,akan menghasilkan daya magnet yg lebih kuat,jadi jangan coba-coba mendahului kereta api lewat,selain membahayakan diri sendiri,juga melanggar hukum tentang perkereta apian tahun 2007.
SEMOGA POSTINGAN BERMANFAATMNFF